Sebuah Sunnah Yang Terlupakan

Abdullah bin Amru bin Al ‘Ash berkata, “Empat roka’at setelah Isya nilainya sama dengan Lailatu qodar.” (HR Ibnu Abi Syaibah dalam Al Mushonnaf no 7273. Sanadnya shahih).

Aisyah radliyallahu ‘anha berkata, “Empat roka’at setelah Isya nilainya sama dengan Lailatul Qodar.” (HR Ibnu Abi Syaibah no 7274. Sanadnya shahih sesuai syarat Bukhari dan Muslim).

Abdullah bin Mas’ud radliyallahu ‘anhu berkata, “Siapa yang sholat setelah Isya empat roka’at dengan tanpa memisahnya dengan salam, maka nilainya sama dengan Lailatul Qodar.” (HR Ibnu Abi Syaibah no 7275. Sanadnya shahih sesuai dengan syarat Bukhari dan Muslim).

Walaupun semuanya mauquf..
Namun dihukumi marfu’..
Ibnu Abbas berkata, “Aku pernah menginap di rumah bibiku maimunah binti Al Harits istri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.. Maka Nabi sholat Isya, lalu pulang ke rumahnya dan sholat empat roka’at. Lalu beliaupun tidur. (HR Al Bukhari no 117 dan 665).

Nb : Pelaksanaan / tata caranya : 4 rokaat 2 tahiyat dan 1 salam sperti tata cara sholat isya.

Alhamdulillahi Rabbil ‘alamiin..

Ust. Abu Yahya Badru Salam, Lc حَفِظَهُ اللَّهُ

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s